Happy Birthday To Me?

… And how many time will still be mine?

Advertisements

Almost 36

In a few days, i’ll be 36 years old.
Oh My God!
Ck ck ck, alangkah tuanya!

Dulu, membaca angka 30 pada usia seseorang rasanya tua sekali.
Ternyata, aku pun Allah takdirkan menginjak angka itu, bahkan lebih.
Senang, di satu sisi.
Tapi, takut di sisi yang lain. Bertambah angka pada usia berarti berkurang jatah hidup di dunia, kan? *meringis*

Entah karena semakin tua atau karena baru menyadari atau karena dapat hidayah, seminggu terakhir aku tergerak untuk rutin jogging. Hampir setiap hari. Sesuatu yang malaaaaas sekali kulakukan di zaman dahulu kala.
Aku pun makan lebih banyak buah. Banyak banget, bahkan. Sebab, kadang, dalam sehari aku hanya makan buah. Pagi siang malam hanya buah. Oh, pernah makan gulai sayur dan mie. Tapi, itu pun karena berkunjung ke rumah orang lain. Sampai rumah, makan buah lagi.
Alasannya?
Aku memang ingin diet. Sebal lihat timbangan tidak pernah melirik ke kiri.
Aku Ingin langsing sehat gesit energik dan cantik *ooops, nyengir*
Apalagi waktu lihat Jeon Ji Hyun di salah satu drama Korea. Makin ingin diet. Sebab, Jeon, di usianya yang sudah kepala tiga masih langsiiiiiiing dan cantik.
(Namanya juga artis!)
(Iya, sih)
(Tapi, ambil yang baik dari si artis kan gapapa? Kalau aku langsing sehat cantik, yang senang kan aku juga dan … suami #eh)
Maka, mulailah aku diet dari: tidak memakan makanan sisa yang tidak dihabiskan anak-anak.

Iya, why sud i who must finish their food?
Why sud I?
It sudn’t me, rite?
Jadi:
1. makanan sisa tak lagi kumakan, melainkan masukkan kulkas. Kapan dimakannya? Entahlah. Kapan-kapan. Yang penting tidak kubuang.
2. Sebisa mungkin (hanya) makan buah buah buah. Pagi siang malam. Dulu, tersiksa banget kalau hanya makan buah. Tapi, sekarang alhamdulillah, enjoy-enjoy aja. Apalagi menjelang CNY. Jeruk di mana-mana. Manis-manis pula. Mana tahan, Mamaaaaa!
3. Jogging. At least satu keliling blok. Asal keluar keringat, deh. Setiap hari. Kalau bisa, setiap hari :D.
4. Berenang. Belajar renang sih tepatnya.

Terus? Dah langsing?



Belum 😀
Yah, pada akhirnya harus meluruskan niat. Lakukan semuanya karena mencari keridhoan-Nya saja.
Soalnya, sedikit saja niat melenceng, bakal kecewa.
Contohnya, aku sendiri. Sudah ngos-ngosan lari, cuma makan buah, minum air putih, eh belum langsing juga.
Jadi harus kuluruskan niat, mencari ridho-Nya saja. Kalau jadi langsing sehat, itu namanya bonus 😀

Tentang renang, nih.
Aku sudah diajari cara stand up dalam air.
Awalnya takut. Lama-lama, eh asyik.
Apalagi waktu dipinjamkan swimboard sama coach-nya, hihihi.
Ternyataaaaa, bisa mengambang itu asyik banget, ya!
Ternyataaaaa, itu asyik karena aku tahu caranya, ilmunya. So, ilmu memang menyelamatkan seseorang, ya?
Aku latihan meluncur, stand up, meluncur, stand up, dan di akhir latihan aku bilang ke si coach, “Aaaah, i love it! Love it! Love it!”
Love banget karena akhirnya tidak takut dan merasa nyaman dalam air.

Latihan makin asyik setelah coach mengajari menggerakkan kaki gaya kodok. Luruskan kaki, tarik, buka, tendang, luruskan.
One
Two
Three
Four
Glide …
Begitu terus.
Dan …. Aku bisa meluncur lalu menggerakkan kaki dengan gaya kodok sebanyak tiga kali kick.
Tiga kick, breath, tiga kick, breath.
Tapi, masih pakai bantuan swimboard, sih 😀
Tak apalah.
Pelan-pelan kan swimboardnya pasti kulepas juga.

I really enjoy swimming class.
Apalagi kemarin beli swimsuit baru khusus untuk muslimah. Bagus banget. Ga berlekuk-lekuk. Harganya aja sih yang bikin wajah menekuk. Mahala sakaliya. Tapi, tak apalah. Investasi jangka panjang.
Sayang, minggu ini enggak ada kelas karena libur CNY 😦
Mudah-mudahan swimming pool buka di hari Minggu dan aku bisa latihan renang hari itu.

37 Kebiasaan orang tua yang menghasilkan perilaku buruk pada anak

Kumpulan Kisah Lama

Pertama kali dapat buku ini sekitar 2 tahun yang lalu, waktu itu teman merekomendasikan buku ini, akhirnya jadi tertarik dan ikutan beli, bukunya sendiri tipis, tapi tips tips yang di buku ini sangat bermanfaat buat saya pribadi, makanya jadi ingin turut membagi tips tips yang ada di buku ini.

  • Apakah anda mulai merasa kesulitan mengendalikan perilaku anak anda?
  • Apakah anda dan pasangan sering nggak sepaham dalam mendidik anak anak?
  • Apakah anak anda sering merengek dan maksa untuk dituruti kemauannya?
  • Apakah anak anda sering berantem satu sama lain?
  • Apakah anda kesulitan karena anak anda selalu nonton tv atau maen ps?

Jika anda menjawab ya dari salah satu pertanyaan diatas, maka ada baiknya baca tips tips dibawah ini. Berikut ini adalah tips tips dari buku Ayah Edy ini.

1. Raja yang Tak Pernah Salah

Sewaktu anak kita masih kecil dan belajar jalan tidak jarang tanpa sengaja mereka menabrak kursi atau meja. Lalu…

View original post 6,861 more words

Ok, Second Written: Water is My Fren

Yeah, it’s me who write something depend on my mood. Absolutely it’s not good habit. Especially for me who want to be a writer. But, I cant force myself to write when i dont want to. Poor me. Dont copy me, ok?

Oh ya, i’m sooooo happy today.
It was my first swimming lesson (or tuition?)
Too late to learn? Too old to learn how to swim?
Maybe. But, I think it’s better late than never. Rite?
And for me, the most important thing is:
Finally, I can beat my afraidness of sink, yeaay, alhamdulillah!

Oh, i didnt learn any style yet.
I took a basic lesson.
First lesson is breathing in the water.
What? Breathing?
It may be nothing for u, but mean a lot for me as I am so scare to go down to the pool.
The coach is cool. I like how she taugth me.

I remember her lesson before I go down to the water.

She said:
Water is ur friend.
Just follow its flow.
Dont fight back. If u do, its become ur enemy.

I repeated it in my mind: water is my fren. Water is my fren. Water is my fren.
So, everytime my head is in the water and I did exhale, I said, “Hi, Fren!”
Inhale, exhale, Hi Fren
Inhale, Exhale, Hi Fren
And it worked!
Yeaaah, haha … Alhamdulillah.

I hope, i will always remember that water is my fren and how to breath in the water.
I hope i can meet my coach and the pool again, soon, in shaa Allah.

Thank u, Allah ❤

See! My first written on 2014!

Hi, u!
Yeah, u!

Thank u for coming and then … decided to follow my blog.
I’m so happy to find u all here.

But, would u upset when u see nothing in my blog?
So, u can press unfollow before u disappointed being my follower here …

😀

Singapore, waktu Isya
*selonjoran, pundakpegalpadahalbaruharipertamalesrenang*

[Dialog] Benarkah Nabi Muhammad Seorang Pedofil? (#2)

Iwan Yuliyanto

Bismillah …

Dialog di bawah ini adalah lanjutan dari dialog sebelumnya di sini.
Setelah tuduhan pedofilia itu diruntuhkan oleh logika berdasarkan fakta dan nash-nash kuat yang terdapat dalam Al-Qur’an, dalam lanjutan dialog ini akan dibahas tentang:

  • Halaman 1 – Berapakah usia ‘Aisyah saat menikah?
  • Halaman 2 – Menjawab tuduhan: Islam membenarkan pedofilia

View original post 3,299 more words

[Dialog] Benarkah Nabi Muhammad Seorang Pedofil?

Iwan Yuliyanto

Bismillah …

Pulang sekolah siang itu, Nadia berselancar di internet sambil berinteraksi sosial melalui akun media sosial-nya.

Nadia mendapat pesan dari akun twitter “Anti Liberal News” sebuah informasi tentang munculnya video berjudul ‘Komik Sex Islamiah – Menurut Nabi Muhammad’ di internet. Ia kemudian menelusuri media berbagi video (Youtube), untuk mencari akun yang namanya disebut dalam berita tersebut yaitu: ‘Prophet Muhammad Illustrated’. Ternyata tidak sulit mencarinya. Sudah ada sekitar 13 video yang di-unggah dalam kanal akun tersebut yang berisi berbagai trailer film animasi / komik. Isinya hampir semuanya dusta, terlalu banyak penyimpangan yang tidak sesuai dengan kenyataan Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wa sallam. Dari tayangan video-video tersebut nampak jelas bahwa 100% merupakan olahan pihak tak berilmu dan terlalu kental kebodohannya sehingga hanya melahirkan sampah, tidak layak disebut karya.

Nadia geram sekali. Biadab betul ulah para islamophobic dalam menyebarkan kebencian kepada Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wa sallam. Ini betul-betul penistaan…

View original post 1,831 more words