[FF Ninelights] ISTRI KEDUA

Hari Sabtu yang menyebalkan. Hampir seharian kerjaku hanya mencuci dan menjemur baju. Hatiku sedang misuh-misuh ketika lamat-lamat kudengar suara mendayu-dayu.

Masak-masak sendiri

Makan-makan sendiri

Cuci baju sendiri

“Perasaan ini di Singapur, kenapa ada lagu dangdut?” Kutajamkan telinga untuk lebih meyakinkan diri.

Masak-masak sendiri

Makan-makan sendiri

Cuci baju sendiri

“Benar, dangdut! Pasti kerjaan Iis, PRT di lantai tujuh!” Gumamku.

Segera ku-sms dirinya.

Is, majikan lagi out, ya? Dangdutnya sampe ke lantai delapan nih!

Eheheh, Ibu bisa aja. Dari pada sepi, mending dangdutan, Bu. Balas sms-nya.

Dasar Iis! Pikirku geli.

Masak-masak sendiri

Makan-makan sendiri

Cuci baju sendiri

Duuuh, kok mirip banget sih dengan keadaanku? sungutku.

Semua kulakukan sendiri. Padahal ini hari libur. Harusnya, jatahku berduaan dengan abang. Aku kan istri pertamanya!

Dangdut masih mengalun. Bukannya terhibur, liriknya seakan-akan mengejekku. Emosiku jadi mengubun-ubun. Kutinggalkan jemuran yang masih menimbun. Kuhampiri abang dengan napas naik turun. Benar saja, ia sedang asyik-masyuk dengan madunya. Sengaja, kuhentakkan kaki, memelototkan mata dan berkacak pinggang di hadapannya. Berharap ia memalingkan wajah dari pujaannya. Eh … bukannya terganggu, malah aku yang dibuat terkejut dengan teriakannya,

“GOOOLLLL!”

Ya ampun, untung aku tak punya sakit jantung!

“GOOOLLLL!”

Kali ini, ia bahkan melompat dari tempat duduk.

“GOOOLLLL!”

Pupus sudah harapanku, tak mungkin abang menoleh ke arahku.

Kulangkahkan kaki dengan gontai, melanjutkan kegiatan menjemur. Lenyap sudah hasratku memisahkan abang dengan ‘istri keduanya’, si liga bola di TV itu.

***

Jumlah kata 224.

***

FF ini diikutsertakan di lomba menulis FF NINELIGHTS PRODUCTION

Terinspirasi dari lagu dangdut berjudul Angka Satu-Caca Handika 😀