[Lomba FF Blogfam] T A M U

“God!” Anton panik, “Dua jam lagi!”

“Pesawat akan menunggumu, Mas…” hibur Mefda sambil mengantar Anton. Suaminya tergesa memasuki taksi.  Derunya membelah fajar gulita, lalu senyap. Batang bambu di halaman rumah bergesekan. Lolong anjing terdengar samar. Bulu kuduk Mefda meremang.

Lebih baik cepat mandi. Ada meeting dengan bos besar hari ini, pikir Mefda.

Handuk melilit rambutnya. Ia melangkah keluar sembari bersiul-siul.

“Mati lampu?” gumamnya heran.

KLIK.

Ia menyalakan lampu. Mefda hampir terlonjak ketika menyadari seseorang duduk di tepi kasur, memunggunginya. Anton?

“Lho, Mas, kok…pulang lagi?” ujarnya bingung. Sosok itu bergeming. Sepi mencekam. Mefda mendekatinya perlahan.

“Mas…,” panggilnya lagi.

“Mas…” sentuhnya ragu-ragu.

Sosok itu menoleh pelan. Mata tanpa kelopak menatap Mefda tajam. Seringai tersungging di wajahnya yang pucat. Darah menetes-netes dari sudut bibirnya. Mefda memekik lalu menggelesot lemas…

==============

126 kata

Naudzubillah min dzalik…tidak mau kedatangan dan menerima tamu seperti itu…:”>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s