[Lomba Celoteh Anak Blogfam] Nama Adik Nida

NAMA ADIK NIDA

Singapura, November 2005

Nida, anak sulung saya, berusia 4,5 tahun sudah lama ingin punya adik.

Suatu hari, saya ngobrol dengannya.

“Nida, kakak Wafa mau punya baby.”

Kakak Wafa adalah teman sebayanya. Bunda Kakak Wafa tengah hamil saat itu.

“Nida?”

O…o, dia langsung menodong. Kalau Nida kapan punya adik, begitu maksud pertanyaannya.

“Nida berdoa aja sama Allah supaya dikasih baby ya…” sambung saya.

Sejak percakapan kami hari itu, hampir setiap hari Nida berdoa minta adik bayi.

 

Ternyata, selain berdoa, Nida pun sudah menyiapkan nama untuk adiknya kelak. Saya mengetahuinya ketika kami ngobrol lagi di suatu ketika.

Saya iseng bertanya, “Siapa nama adeknya Nida nanti?”

Tanpa saya duga, Nida menjawab dengan mantap.

FAQILA ZUL dan HAMILNUL!”

Sontak saya terlengak.

“Haaaa?.

“Apa? Hamilnul?”

 Aduuuuh…, Hamilnul? Kok, Hamilnul? Faqila Zul masih lumayan ke
ren.

“Hamilnul?” ulang saya tak percaya sembari menahan geli setengah mati.

“Iya. Hamilnul,” katanya tegas.

“Nanti panggilannya HAMI…HAMI atau NUL…NUL…” lanjutnya yakin.

Bwahahaha…. saya tak tahan untuk tak terbahak-bahak. 

 

Alhamdulillah, lebih kurang satu bulan setelah obrolan kami dengan topik nama adik Nida, saya positif mengandung. Allah mengabulkan doa anak saya. Dan tentu saja, adik Nida tak kami namakan Hamilnul. Nampaknya, Nida pun sudah lupa kalau ia pernah mengajukan nama itu sebagai nama calon adiknya sebab ia tak protes ketika kami memberi nama lain untuk adiknya.

 

 

Singapura, Desember 2010

Saya spontan bertanya pada Nida ketika dia menghampiri saya saat sedang di depan laptop. Nida 9.5 tahun sekarang.

“Mbak, masih ingat enggak, dulu pernah mengusulkan nama Faqila Zul dan Hamilnul untuk nama adik Mbak?”

“Ha? Faqila Zul? Hamilnul?”

“Iya…”

“Kenapa ya?” Nida mengingat-ingat.  Saya menunggu dengan sangat penasaran.

“Oh…karena…it’s sound nice, very good and cool.”

Meledak tawa saya. Eh, Nida tergelak juga namun segera membela diri.

“Dulu kan Nida masih kecil jadi Nida rasa nama itu cool.” Ujarnya sambil terkekeh-kekeh. Saya pun tak henti tertawa.

“Oya, satu lagi, karena Nida pikir, dulu, nama itu sound Islami…”

What?

Ahahahaha…kami ngakak bareng.


Yuk, ikutan lomba celoteh anak Blogfam! 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s