Pengumuman Pemenang Sayembara Alanur Kamelon

 Kami para penulis cerfet Petualangan Alanur Kamelon mengucapkan terima kasih pada seluruh peserta sayembara.

Selayaknya sayembara, maka tidak mungkin semua peserta menjadi juara.

Kami melakukan penilaian berdasarkan:
1. Kelengkapan persyaratan lomba.

2. Alasan peserta memilih tokoh favorit. Alasan yang menggambarkan kekritisan peserta dalam membaca buku ini atau memberi saran kritik untuk penulis atau mengandung hikmah.

3. Ketepatan menjawab nama tokoh-tokoh.

Menentukan pemenang ketiga yang sulit karena ada 3 kandidat. Akhirnya kami pilih yang paling banyak menjawab nama tokoh dengan benar.

Jawaban untuk nama tokoh:

1. Alanur
2. Kamelon
3. Orangtua Alanur
4. Sokya
5. Vulga
6. Mimi Woterina
7. Paman Battel
8. Bibi Oktopia
9. Paneran Elian
10. Penyihir Lang
11. Orang Tua pangeran Elain
12. Bibi Venta

Maka dengan segala keterbatasan kami, pemenang sayembara tokoh favorit Alanur Kamelon ialah:

1. Ummuthoriq: mendapat hadiah 3 buku, 1 bookark dan 1 souvenir
2. Dian Onassis: mendapat 2 buku, 1 bookmark dan 1 souvenir
3. Nita Chandra: mendapat 1 buku, 1 bookmark dan 1 souvenir

Selamat untuk para pemenang. Tetap berbesar hati untuk yang belum menang.

Kepada para pemenang tolong kirim alamat via PM untuk mengirimkan hadiah. Ditunggu paling lambat sampai tanggal 3 september 2010. 

(Lomba FF) S U R P R I S E

What?

“Ga usah melotot gitu. Lo udah coba berbagai cara, kan?”

“Iya sih…”

Come on!

“Tapi…, ke dukun?”

“Demi gebetan elo!”

Wajah Bima menari-nari di pelupuk mataku.

“Cuma…gue cuma inget pesen bokap. Doi paling anti ama yang namanya dukun, cenayang, paranormal de-el-el.”

“Namanya juga usaha, coy!”

“Ngngng…kalo ketauan bokap gimana?.”

“Alaaah…bokap lo kan pejabat, sibuklah. Mana sempet pejabat maen-maen ke dukun.”

“Lo kan kenal bokap, kalo gue kedapetan di sana, mati gue.”

“Ya ampuuun! Lo tuh udah kuliah, masih  dimata-matain bokap?”

“Ga gitu, bokap rajin ngecek keberadaan gue. Maklum, Cyn, gue kan anak tunggal, cewek pula.”

Off-in dong hp lo!”

“Bokap bakal bertanya-tanya, gue kan ga pernah matiin hape kecuali abis batre,”

“Duuuh…elo segitu cemasnye ama bokap lo, ya?”

“Perasaan gue ga nyaman, kalo gue tetep ke sono, kayak ngekhianatin amanah bokap,”

“Ughhh…gemes gue. Ya udah, lo pikirin deh. Bokap atau Bima!”

“Ih…Cyntia, ga ada pilihan laen apa?”

“Ga ada, kecuali elo mau Bima diembat Rachel!”

*****

Tempat praktek Mbah Gendengsithik sepi dan temaram. Aku dan Cyntia sengaja datang pagi. Jam orang sibuk memulai kerja sebab terselip malu, apa kata orang jika tahu anak anggota DPR datang ke dukun? Ada cemas juga. Mungkin saja papa memergokiku di sini, kan? Tapi, hari ini papa ke kantor sangat pagi.

“Maia, setelah ini Anda bisa ke dalam,” suara asisten Mbah. Aku segera berdiri lalu menuju ruang praktek Mbah. Lelaki setengah baya keluar dari ruangan itu. Hampir saja kami bertabrakan. Aku ingin mengucap maaf  namun terkejut luar biasa ketika menyadari sosok itu adalah,


“PAPA?”.

*****

250 kata! 

Alhamdulillah…bisa menyetor FF ketiga untuk lomba ini: http://intan0812.multiply.com/journal/item/185/Hadiah_Lebaran_dari_berkah_membuat_FF dengan tema Ayah dan Anak.

Kalau menang, alhamdulillah. Kalau belum menang, sabar…usaha lagi. Tapi, doain menang, dong! Xixixi…

(Lomba FF) T E R P E N J A R A

“Kamu kok diam terus, sih?”

“Ini hari Jumat?”

“Iya.”

“Hampir jam 12?”

“Iya.”

“Sebentar lagi, kamu pasti pergi!”

“Iya.  Lha, terus kenapa?” tanyaku bingung.

“Kamu sudah biasa melihatku pergi tiap Jumat siang, kan?”

Bukannya menjawab, wajahnya malah berubah sedih.

“Kamu kenapa tho, kok aneh betul siang ini?”

“Aku ingin menjadi kamu saja.”

“Maksudmu?”

“Aku ingin bebas. Dibawa shalat berjamaah, diajak ke masjid setiap jumat, disertakan ketika takziah. Aku tidak mau hanya hadir di hari kemerdekaan. Tidak mauuu…!”

Aku ternganga mendengar keluhannya. Tak menyangka ia merasa terpenjara. Selama ini, justru aku yang cemburu padanya. Ia mendapat perlakuan istimewa. Dibersihkan dengan rutin. Disemprot minyak wangi. Diletakkan di tempat paling tinggi. Diajak pergi setahun sekali. Lencana yang tersemat ditubuhnya menambah tampan penampilannya. Membuatku semakin iri.

Sedang aku?

Hampir tiap hari keluar rumah.  Bauku menyengat karena kelenjar sudorifera kepala Pak Mamat aktif berkeringat. Tampangku dekil dan lusuh. Sampai di rumah, bukannya disayang, malah dibanting dan tergeletak serampangan.

“Buuuk, ibuuuk!” selengking suara mengagetkanku.

Ibuk lari tergopoh-gopoh.

“Peci kesayanganku kok berdebu, tho?” sergah Pak Mamat. 

“Sudah berulangkali tak bilang, ini peci waktu aku jadi anggota paskibraka. Ndak boleh diletakkan sembarangan, ndak boleh kotor, ndak boleh dipinjam orang, ngerti sampeyan?”

Aku melirikmu. Cemburuku berganti kasihan demi melihat raut mukamu yang memelas.

“Cepat bersihkan!” perintah Pak Mamat, “Besok mau tak pake di upacara 17 Agustusan!”  

“Aku tindak sik. Jumatan!” tukas Pak Mamat sambil meraihku, si peci butut yang setia menemaninya berkarib dengan panas dan debu. Kutinggalkan dirimu yang terpajang manis di lemari kaca ruang tamu.

*****

248 kata saja 🙂

Menyetor ke Mbak Intan untuk ikut lombanya: http://intan0812.multiply.com/journal/item/185/Hadiah_Lebaran_dari_berkah_membuat_FF dengan tema Peringatan 17 Agustus.

(Lomba FF) U N D A N G A N

4 Agustus 2010

Sebuah PM masuk ke inboxku.

Temans, satu Ramadhan nanti bertepatan dengan hari ultah anakku, Silla. Mensyukuri hari lahirnya, datang ya ke rumahku. Kita buka bersama.  Selamat Ramadhan. Maaf lahir dan batin. Semoga ini bukan ramadhan terakhir kita… 

Kureply:

Siiip, thank you, Amanda. Insyaallah aku datang. Aku bantu masak apa nih?

Selesai membalas PM, kulanjutkan blogwalking lalu sign out.

Satu Ramadhan…, seminggu lagi. Kasih hadiah apa untuk Silla, ya?


10 Agustus 2010

Sebuah boneka Dora  telah kusiapkan sebagai kado untuk Silla. Dua puluh kue muffin telah kutata dalam kotak, besok akan kubawa ke acara ultah Silla. Tiba-tiba,

“Kriiing…kriiinggg…,” telefon rumah memanggilku nyaring.

“Naira, cepat ke CGH, Amanda koma!”

Apa? Amanda koma? Bagaimana mungkin?

*****

Aku menatap nanar dari balik kaca ruang ICU. Selang membeliti tubuh Amanda. Matanya terkatup rapat. 

“Amanda semangat sekali menyiapkan rumah untuk acara besok. Aku sudah mengingatkannya untuk istirahat. Tapi ia tak mau. Benar saja, asmanya kambuh. Obat-obatan miliknya tak mempan membendung sesak napasnya. Oksigen di rumah sedang habis, sedangkan ambulan datang lambat sekali. Dokter bilang, sebagian besar fungsi otaknya lumpuh karena kekurangan oksigen.  Aku pasrah, Naira…” Aku mendengarkan cerita suami Amanda dengan mata mengabut.

11 Agustus 2010

Amanda, sekarang satu Ramadhan. Aku dan teman-teman datang memenuhi undanganmu. Kamu pasti senang menyaksikan kehadiran kami. Kamu pun pasti bahagia melihat si montok Silla berlari ke sana ke mari. Ia cantik sekali dalam gaun ultahnya. 

Amanda, sekarang satu Ramadhan. Kami di sini, memenuhi undanganmu dan menunaikan hakmu. Berbaris dalam shaf-shaf yang rapi bersiap mengumandangkan takbir, menyolatkan jenazahmu…  

Pas 250 kata 🙂

Terinspirasi dari kisah Teh Inong. Namun, mohon dibedakan, ini fiksi. Kronologis kisah Teh Inong TIDAK SAMA dengan Flash Fiction yang saya tulis. Terima kasih 🙂

FF ini bertema Ramadhan. Diketik untuk meramaikan lomba di sini: http://intan0812.multiply.com/journal/item/185

Dua tema lagi, tentang apa ya?

(Sayembara) Pilih Tokoh Favoritmu di Petualangan Alanur Kamelon

Setiap buku memiliki tokoh sentral, baik itu yang mengambil peran sebagai tokoh protagonis maupun antagonis yang terkadang sangat tidak disukai. Meskipun tokoh antagonis, tak jarang memiliki penggemar tersendiri. Mereka saling melengkapi, mengisi sehingga membentuk sebuah cerita yang bisa dinikmati.

Sudah baca cerita fantasi anak Petualangan Alanur Kamelon?

Ada banyak tokoh di buku itu.

Siapakah tokoh favoritmu? 

Ketentuan lomba:

1. Sebutkan nama semua tokoh yang ada di buku Petualangan Alanur Kamelon lalu pilih SATU tokoh favorit dan alasan memilihnya di blogmu (Multiply) atau di notesmu (Facebook).

2. Berikan kalimat [Alanur Kamelon] sebelum menulis judul. Contoh [Alanur Kamelon] Tokoh Favoritku.

3. Tag 21 temanmu (untuk Facebook).

4. Set tulisan di blogmu untuk everyone (Multiply).

5. Pasang kaver buku Petualangan Alanur Kamelon di blog atau notesmu.

6. Tulis keikutsertaanmu dalam lomba ini dengan mereply jurnal ini dan berikan link tulisanmu di sini.

7. Tautkan tulisanmu dengan link lomba ini.

8. Lomba diadakan terhitung tanggal 2 Agustus – 23 Agustus 2010.

9. Pengumuman pemenang tanggal 30 agustus 2010. Tersedia hadiah menarik untuk TIGA orang pemenang.

Tunggu apalagi?

Segera pilih tokoh favoritmu!

Lomba ini diadakan oleh http://fefabiola.multiply.com http://sulthanah.multiply.com dan http://trasyid.multiply.com